Tampilkan postingan dengan label UFO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UFO. Tampilkan semua postingan

Misteri UFO dipelantikan OBAMA terkuak...!!!

Rabu, 04 Februari 2009
2012 Era: Tiba-tiba saya teringat berita tentang penampakan UFO pada saat pelantikan Presiden USA ke 44, Barak Obama, pada tanggal 20 Januari 2009. Berita UFO tersebut saya temukan di website resmi harian Kompas. Penampakan UFO di acara pelantikan tersebut sebelumnya memang sudah menjadi buzz di Internet sebelum dilaporkan di Kompas.

Saya sebenarnya tidak percaya dengan isu tersebut. Untungnya, saya menemukan sebuah blog yang menyertakan video rekaman asli Youtube asal muasal isu tentang UFO tersebut. Jadi, saya bisa mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya atau paling tidak yang memberikan alasan yang cukup masuk akal atas fenomena tersebut.

Yang menyedihkan, berdasarkan website tersebut, berita UFO ini juga dibahas di sebuah stasiun televisi Jepang dengan mengandalkan informasi yang didapat dari video dengan kualitas rendah. Sampai-sampai melibatkan ahli Jepang tentang UFO. Ahlinya juga setuju dengan teori kalau benda terbang tak dikenal itu adalah UFO :roll:.

Untungnya (lagi-lagi untung), ada stasiun televisi Jepang lain yang mengkonfirmasi berita tersebut dengan menggunakan video rekaman inagurasi yang kualitasnya lebih baik 8-) .

Ternyata UFO yang dimaksud itu adalah: hanya seekor BURUNG!. Liat khan kepakan sayapnya? Ya, burung yang kayaknya lagi tersesat karena bingung liat banyak orang ngumpul di habitatnya, sambil takut juga mungkin karena dikirain penduduk Amerika pindah ke lahannya mereka karena di tempat lain udah tidak bisa ditinggali lagi. Atau, dia lagi senang atau setidak-tidaknya lagi survei, karena banyak calon korban pembalasan dendamnya atas umat manusia di lapangan tersebut. Bayangkan aja kalau nge-game, berapa nilai yang bisa dicetak burung itu kalau menjatuhkan “bom lunak cair bau” dari atas. Atau, tebakanku yang bisa dibilang yang paling “worst scenario“, burung itu lagi numpang lewat aja, eh, malah masuk tipi.

Tapi burung jadi selebritis di berita-berita TV kayaknya beberapa minggu ini. Masih ingat dengan kejadian pesawat penumpang US Airways Flight 1549 yang terpaksa mendarat daruratBURUNG “iseng” yang bermain-main di jalan raya udara tanpa lihat kiri kanan. Akhirnya, nabrak. di sungai Hudson tanggal 15 Januari kemarin? Semua karena

Intinya, semoga berita-berita “aneh tapi nyata” dikonfirmasi lagi sebelum di-publish. Khan, bisa bikin jantungan kalau infonya yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan agak-agak ekstrim isinya (semoga apa yang saya informasikan di blog ini juga gak sering salah dan sudah dikonfirmasi ke sumber terpercaya..hehehe). Selain itu, jangan sepele dengan burung, mereka bisa masuk tipi juga.www.at2012.co.cc

Penjelasan panjang mitos tentang planet nibiru [ planet X ]

2012 era : Oke temen-temen, sekarang kita akan membahas tuntas tentang Planet Nibiru yang dikenal juga dengan nama Planet X, yang harus disiapkan untuk membaca artikel ini adalah.... kopi, rokok, sarung, bantal, biar ga bete...hahahahaa...

Mitos Tentang Planet X (NIBIRU)
Apakah “Planet X” itu? Benarkah keberadaannya? Postinganku kali ini, kurangkum dari berbagai sumber, juga tersedia aneka link, buat kalian yang tertarik dengan perkembangan seputar Planet X, silakan menyelidikinya.

Latar belakang postinganku :
Sejak kecil, aku senang mengamati langit, pergi ke planetarium & belajar tentang konstalasi bintang. Aku percaya UFO (karena pernah lihat) dan yakin bahwa ada kehidupan di galaksi lain. Cuma, kita belum menemukannya. Atau, sudah..tapi ditutup-tutupi.
Saat membaca buku “Chariots of The Gods” karya Eric Von Daniken, aku makin yakin akan adanya kehidupan di galaksi lain.
Planet X merupakan satu mitos yang sekarang makin diseriusi para ilmuwan.
(Aku ingat, waktu kecil, sering berlama-lama di balkon rumah saat subuh, berharap bisa melihat Planet X atau Nibiru )

Menarik juga untuk disimak, korelasi Planet X dengan rangkaian katastrofi bencana alam, juga legenda Indian Maya tentang tahun 2012. Daripada penasaran, langsung aja kita masuk ke pokok bahasan. Selamat menyimak!!

Latar Belakang

Kalangan “orang dalam” di NASA, DoD (badan inteligensi militer), SETI maupun CIA sudah memprediksikan, kalau 2/3 dari penduduk planet bumi akan punah, ketika terjadi pergantian kutub, yang disebabkan kedatangan Planet X.
Sisa populasi yang bertahan hidup, terancam bahaya kelaparan dan radiasi elemen, dalam jangka waktu 6 bulan setelah kejadian ini.

Semua operasi rahasia menyadari kenyataan ini, dan sudah menyiapkan diri mereka. Konon, Vatikan juga mengetahui hal tersebut. Namun sayangnya, masyarakat luas dibiarkan begitu saja tanpa informasi, dibiarkan terlena dengan kehidupan sehari-hari, tanpa punya kesempatan untuk menyiapkan diri menghadapi bencana ini.

Ada apa sebenarnya?

Bocornya segelintir informasi dari kalangan “orang dalam” dan para pengamat, membuat publik mulai tertarik akan hal ini.
Kenapa bencana ini begitu dirahasiakan dari masyarakat luas? Jika sampai membuat kegemparan global, maka akan mempengaruhi pasar uang serta mengakibatkan lumpuhnya perekonomian dunia.

Seharusnya masyarakat luas diberikan kesempatan untuk mempersiapkan diri. Mudah-mudahan, setelah membaca ini, kita bisa semakin waspada ya!

Oke..saat ini, kalau kita jeli mengamati perkembangan bencana alam, jumlah kejadian bencana alam semakin banyak. (Lihat postinganku soal “2012 menurut Legenda Indian Maya”), ini diakibatkan koneksi plasmatic elektromagnetis antar planet.
Sudah pernah dengar dong, kalau matahari KONON memiliki kembaran yang gelap (versi gelapnya matahari). Nah, disitulah lokasi mengorbitnya Planet X. Tepat diantara matahari dan kembarannya.
Catatan : kembaran matahari tidak terlihat dengan mata kita.
Tapi, para ilmuwan sudah menemukannya. Dalam “Illustrated Science & Invention Encyclopedia” volume ke 18, terbitan tahun 1987-1989, sudah dicantumkan soal keberadaan kembaran matahari ini.

lanjutannya...

Sekelompok ilmuwan Rusia mengadakan rangkaian pertemuan di tahun 2000, untuk mendiskusikan planet X. Hal ini menjadi sumber berita Reuter dengan headline “Kejadian di tahun 2003” (diterbitkan Kantor Berita Reuter, edisi 13 September 2000)
Inti pertemuan tersebut adalah mengenai musibah kedatangan Planet X, yang keberadaannya sudah di monitor dari observatori Rusia. Para ilmuwan bertanya-tanya, jika ini terjadi, akankah Rusia masih tetap ada?

Ilmuwan Andrei Shukshin menyatakan, dalam pertemuan ini juga dibahas tentang pengurangan jumlah penduduk global secara besar-besaran, akibat peristiwa ini.
Yang pasti, Planet X memang ada dan mengorbit. Tapi, akankah bertabrakan dengan bumi? Ini yang masih dipelajari.
Di Observatori St.Petersburg Rusia, pengamatan seputar Planet X berlangsung intensif. Ilmuwan disana menamai planet ini dengan sebutan “Raja Sun” atau “Bintang Yang Besar”.

Tak banyak ilmuwan yang bersedia membagi informasi soal planet ini, karena kekhawatiran akan menimbulkan kepanikan global. Dan banyak pegawai NASA yang diam-diam membuat “home dome” yaitu rumah khusus, dengan konstruksi khusus, yang bersifat tahan topan badai, tahan gempa dan angin tornado. “Home dome” harus dibangun di area perbukitan, jauh dari pantai.

Bagi yang tertarik, bisa melihat model “home dome” dan cara pembuatannya di sini :

http://www.networkearth.org/naturalbuilding/honey.html

http://www.calearth.org/photogal.htm

http://www.deatech.com/natural/dealy/freebldg/

http://www.terra-dome.com/index.html

http://paisite.com/sunlife/index.htm

http://www.domesnorthwest.com

http://www.aidomes.com/

http://www.monolithicdome.com/

http://nepanewsletter.com/groupshelter

http://www.domedr.com

Mereka yang punya akses informasi, sudah menyiapkan diri. Dan mayoritas yang samasekali nggak paham soal ini, go with the flow saja.
Planet X juga dikenal dengan nama Nibiru, atau disebut “Wormwood”, merupakan benda angkasa luar yang paling sering disebut sejak jaman kuno.
Setelah mengorbit selama 3600 tahun, planet ke 10 ini akan datang lagi.

Dampak kedatangan Planet X terhadap bumi, sudah dicatat nenek moyang kita ribuan tahun lalu. Ilmu Geologi dan Arkeologi juga mencantumkannya.

Pernyataan Malachi Martin

Bapa Malachi Martin bekerja di lingkup eselon tertinggi Gereja Katolik. Beliau memiliki akses ke Paus langusng, dan memiliki 3 gelar doktorat, salah satunya dari Oxford. Malachi menjelaskan di tahun 1997, bahwa selama 5-10 tahun kedepan, sebuah planet akan menghampiri bumi dan mengakibatkan jutaan orang binasa.
Malachi menghimbau agar kita senantiasa mengamati langit untuk melihat tanda-tandanya. Konon, tanda tersebut berbentuk palang .
Dinamakan Planet X, karena saat muncul di langit, bentuknya seperti silang/palang berwarna merah.
Malachi sudah membaca “Rahasia Ketiga Fatima”, dan tak ingin membicarakannya dengan siapapun. Ia hanya berkata “Yang terjadi adalah yang terburuk dari apa yang bisa kau bayangkan”.

Pernyataan Bapa Malachi tentu bukan omong kosong, mengingat beliau merupakan cendekiawan terpelajar.
Saat ini, Vatican memiliki teleskop sendiri, yang diberi nama VATT (Vatican Advanced Technology Telescope) yang terletak di Observatorium Mt.Graham, Arizona.
Ini dia websitenya :

http://clavius.as.arizona.edu/vo/vatt.html

http://medusa.as.arizona.edu/graham/graham.html

Bapa Malachi meninggal tahun 1999. Banyak yang menduga, beliau meninggal akibat konspirasi, karena terlalu blak-blakan bicara soal “Rahasia Fatima yang Ketiga” serta mengenai Planet X.

Simpang Siur Planet X
Untuk mencegah kepanikan soal Planet X, banyak observatorium yang kini “tiba-tiba” tertutup untuk umum. Petugas observatorium bahkan tak mau mengarahkan teleskop ke konstalasi bintang Orion. Banyak alasan dibuat, supaya orang tak mempercayai kenyataan ini. Kenyataan tentang Planet X.
Adler Planetarium & Astronomy Museum in Chicago maupun Hayden Planetarium di Rose Center for Earth and Space, New York seringkali tertutup untuk umum, dengan berbagai alasan. Juga di banyak negara.

Planet X memang sengaja dibuat seperti mitos konyol, omong kosong yang membingungkan. Kenapa? Supaya tak terjadi kepanikan massal.
Banyak situs di internet yang mengabarkan informasi palsu seputar Planet X.
Berikut, beberapa informasi yang KELIRU soal Planet X :

1. Planet X bisa jadi tak pernah ada, karena tak ada bukti kuat tentang keberadaannya. Kalaupun ada, munculnya pasti hanya sekali dalam sekian juta tahun. (Ini jenis informasi yang paling banyak kita jumpai)

2. Planet X memang ada, tapi tak akan muncul di era (jaman) kita.

3. (Tersebar di kalangan ilmuwan & observatorium) Planet X memang ada, dan akan menghampiri bumi. Tenang saja, jangan panik, karena itu hanya kejadian biasa. Tidak akan ada bencana.

Fakta Planet X

Massa Planet X begitu besar, dengan kutub magnetis yang memiliki kadar plasma tinggi dan pancaran energi yang begitu dahsyat, PASTI mengakibatkan kerusakan hebat pada planet yang dilewatinya.
Biasanya beberapa tahun sebelum kedatangan planet X,gelombang elektromagnetik Planet X mengakibatkan perubahan-perubahan besar pada planet yang akan dilewatinya.

Ini bisa dilihat pada perubahan iklim dahsyat yang melanda Planet Bumi.
Aktivitas gempa dan vulkanis mengalami perubahan 3 hingga 4 dekade sebelum kedatangan Planet X.
Sejak tahun 1996, perubahan cuaca di Bumi mencatat rekor tertinggi. Berbagai bencana alam, mulai dari gempa, aktivitas vulkanik dan perubahan elektromagnetis begitu tajam peningkatannya, namun datanya selalu “diperhalus” untuk masyarakat luas..

kali ini tentang kaitan Planet X dengan Global Warming...

Pemanasan Global?

Masuk akal, kalau perubahan cuaca dibilang sebagai akibat dari pemanasan global. Tapi, apakah perubahan pada siklus matahari juga akibat pemanasan global? Sama sekali tak ada kaitannya!

99% tata surya kita terbuat dari konsentrasi plasma hingga ke level atomic. Planet adalah plasma yang memiliki kepadatan tertentu. Kembalinya Planet X ke system solar kita mengakibatkan perubahan konsentrasi elektrikal pada energi plasma di SEMUA planet yang ada, di tata surya kita.

Menurut pandangan ilmuwan Rusia, perubahan aktivitas vulkanik dan gempa meningkat sebanyak 400 sampai 500 persen sejak tahun 1975. Perubahan ini tidak hanya terjadi di bumi saja, tapi juga pada semua planet. Setiap planet di tata surya kita mengalami peningkatan aktivitas dan perubahan cuaca. Banyak fakta yang tidak diterbitkan oleh media. Dr.Dmitriev menyatakan bahwa planet-planet lain juga mengalami perubahan. Contohnya : atmosfir di Mars kini semakin tebal, begitu juga di Bulan. Kini ada lapisan Natrium setebal 6000 kilometer yang sebelumnya tak pernah ada.

Lapisan atas atmosfir bumi juga mengalami perubahan kadar HO. Hal yang samasekali tak ada hubungannya dengan pemanasan global, dampak CFC ataupun akibat polusi.
Bukan itu saja, medan magnetik planet-planet juga mengalami perubahan. Beberapa planet bertambah terang. Venus contohnya, terlihat semakin terang bercahaya. Jupiter bahkan memiliki radiasi energi yang berbentuk seperti tabung yang terhubung dengan bulannya.

Uranus dan Neptunus baru saja mengalami perubahan kutub. Saat pesawat Voyager 2 melintasi Uranus dan Neptunus, perubahan kutub terjadi di bagian Utara dan Selatan Planet.

Rangkaian perubahan yang terjadi di tata surya kita, dapat dibagi dalam 3 kategori :
1. perubahan medan energi
2. perubahan pijar
3. perubahan atmosfir

Pada periode tahun 1963 hingga 1993, jumlah peristiwa bencana alam meningkat 410 persen. Dan bencana-bencana terdahsyat terjadi 9 tahun belakangan.
Dr.Dmitriev menemukan bahwa medan magnetic matahari meningkat 230 persen sejak tahun 1901.

Jadi, yang mengalami perubahan bukan hanya planet Bumi. Hanya sedikit kalangan yang menyadari fakta ini. Di Akademi Sains Nasional Siberia, Rusia, khususnya di Novosibirsk, berlangsung penelitian terhadap matahari. Dan Dr.Dmitriev dengan takjub mengemukakan bahwa, matahari bertambah terang 1000 persen dibanding sebelumnya, dan masih terus bertambah terang.

Melihat Planet X

Hanya teleskop terbesar (yang dijaga ketat) bisa digunakan untuk melihat Planet X. Sejumlah observatorium kecil di dunia mencatat keberhasilan melihat Planet X di awal tahun 2001.

Dr.Harrington, rekan sejawat dari Ilmuwan dan arkeolog Zecharia Sitchin, yang pertama meyakini keberadaan NIBIRU atau Planet X berdasarkan catatan kuno orang Sumeria, meninggal mendadak akibat kecelakaan. Diduga ini disebabkan keberanian Harrington mengekspos penemuan planet ke 10 yang dikenal dengan nama Planet X ini, guna melengkapi teori Sitchin.

Sejak peristiwa ini, para ilmuwan memilih tutup mulut dan tak mau bicara banyak soal Planet X dan aktivitasnya.
Saat Zecharia Sitchin menerbitkan buku yang didasari tulisan terjemahan bangsa Sumeria Kuno, Sitchin menyatakan ada 12 planet di tata surya kita. Saat buku diterbitkan (tahun 1970an), Teori Sitchin ditertawakan. Tapi, saat satu persatu temuan ilmuwan membuktikan bahwa Teori Sitchin benar…, statement Sitchin mulai diawasi ketat.

Dalam bukunya, “The 12th Planet”, Sitchin menulis tentang legenda “Komet Kiamat” atau “Nemesis” yang muncul secara periodic dan menciptakan kehancuran.

Zaman Es

Ingatkah pelajaran di Sekolah Menengah tentang Zaman es? Kisah ini merupakan petunjuk bahwa Planet Bumi senantiasa mengalami perubahan periodic. Dan yang dimaksud bukan hanya perubahan kutub saja. Ingat fosil gajah mammoth beku yang ditemukan di Kutub? Saat diteliti, dalam lambungnya masih ada tanaman tropis yang baru saja dimakan. Ini membuktikan, mammoth tersebut membeku dalam sekejap! Istilah zaman es bukan berarti perubahan yang bertahap, tapi instant.
Ingat film “The Day After Tommorow”? Kira-kira secepat itulah pergerakan esnya! Dan ini terjadi setiap kali Planet X mendekat.

Zaman Es Akan Terulang Lagi

Teman-teman, baca tulisanku ini dengan seksama. Ambil segelas minuman, dan baca dengan teliti…Ini SERIUS. Ini bukan bacaan sambil lewat. Kita sedang menjelang zaman es, bukan pemanasan global. Sebab :

1. Kita bukanlah penyebab terjadinya Pemanasan Global. Dalam kadar maksimal, hanya 3 % gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan umat manusia. Jumlah CO2 dalam udara saat ini menyerap hampir semua radiasi yang ada. Jadi, tak ada hubungan antara kaitan jumlah kadar CO2 dan radiasi.

2. 17.000 orang imuwan menandatangani petisi yang menyatakan bahwa CO2 yang dihasilkan manusia bukanlah penyebab pemanasan global. Peningkatan kadar CO2 sebanyak 30 % persen di atmosfir kita dalam 100 tahun terakhir adalah akibat kenaikan suhu laut. Dan naiknya temperature laut disebabkan meningkatnya gempa dan aktivitas vulkanik.

3. Selama ini kita belajar di sekolah bahwa Zaman Es hanya terjadi sekali dalam sejarah. Tapi, nyatanya, Zaman es terjadi beberapa ratus kali.

4. Matahari bersifat elektromagnetis. Inilah yang mengakibatkan timbulnya bintik matahari, yang terus bertambah. Bumi juga bersifat elektromagnetik. Pada waktu-waktu tertentu, kutub magnetic akan berubah. Dan perubahan ini diakibatkan perubahan pada tata surya kita.

5. Di masa lalu, saat perubahan kutub terjadi, dibarengi juga dengan aktivitas vulkanik, gempa, zaman es dan kepunahan. Terjadi secara serentak. Perubahan ini terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Bayangkan, dalam satu malam, suhu bisa turun 20 derajat!

6. Zaman es berulang secara periodik setiap 11.500 tahun.

7. Satu inci hujan menghasilkan 10 inci salju. Di tahun 2007 ini, Colorado tertutup salju setinggi 30 kaki dalam satu kali badai saja. Baca kisahnya di www.iceagenow.com/Record_Lows_2007.htm

8. Saat ini, Kutub Artik memiliki suhu yang cukup dingin untuk mengakibatkan Zaman Es. Yang dibutuhkan Cuma tambahan kelembaban sedikit saja, untuk menghasilkan lebih banyak salju. Saat ini dengan meningkatnya temperatur air laut akibat pergerakan vulkanik, kelembaban semakin meningkat di Kutub Artik.

9. Untuk melihat daftar Glasir (glacier) yang mulai terbentuk saat ini, lihat situs www.iceagenow.com

10. Film “An Inconvenient Truth"-nya Al Gore menyesatkan banyak orang. Informasi yang benar dalam film tersebut hanya soal semakin meningkatkan temperature air laut akan memicu kemunculan Zaman Es dalam waktu sekejap.

Kenapa Ini Sangat Penting?

Meski kita nggak tinggal di kawasan yang akan tertutup lapisan es setinggi ratusan atau ribuan kaki, kita tetap harus menyiapkan diri.
Dalam bukunya “Not by Fire, but by Ice” karya arsitek bernama Robert Felix, disebutkan tentang perubahan kutub dan berbagai bencana alam yang akan menyertainya.
Persediaan makanan di seluruh dunia akan habis selama beberapa tahun. Pertanian tak mungkin dilakukan, karena kekacauan iklim.

Untuk info lengkap soal ini, linknya :
www.iceagenow.com

Sumeria dan Planet X

Tulisan kuno bangsa Sumeria sejak 6000 tahun lalu mencantumkan Planet Nibiru sebagai bagian dari system solar kita. Nibiru berarti “planet yang bersilangan”.
Deskripsi Nibiru sama persis dengan Planet X (Planet Ke Sepuluh).
Menurut catatan astronomi kuno yang dicocokkan dengan pengetahuan modern : Planet X memiliki orbit eliptik seperti komet, dengan perjalanan melampaui orbit Pluto.

Kalkulasi Observatorium

Dr. Thomas C. Van Flandern, astronom dan ilmuwan dari Oberservatorium Naval Amerika mengatakan, perubahan kutub di Uranus dan Neptunus, terjadi akibat sebuah planet. Bersama rekannya, Dr. Richard Harrington, ia membuat kalkulasi tentang sebuah planet (urutan ke 10 di system tata surya kita) dengan ukuran 2-3 kali lebih besar dari bumi, serta memiliki tingkat orbit eliptikal yang tinggi.

Penemuan ini melengkapi teori Sitchin, bahwa letak planet X dekat dari Bumi. Pada tahun 1982, NASA mengeluarkan statement tentang keberadaan Planet X. Namun sekarang, NASA menolak berkomentar sama sekali.

Jika Planet X Mendekat

Setiap kali Planet X mendekat, berbagai perubahan drastic terjadi di Bumi. Perubahan ini mengakibatkan kerusakan besar dan kepunahan. Sejarah mengisahkan peristiwa-peristiwa ini. Monumen peninggalan peradaban lampau menjadi saksi kejadian tersebut.

Sebut saja, Legenda Atlantis, Lemuria, Indian Maya dan perabadan lainnya, yang hanyut terbenam lautan atau punah sekejap, terjadi akibat kedatangan Planet X. Sisa-sisa kebudayaan mereka bisa kita temui di Florida, Jepang dan kawasan Mediterania.

Semakin dekat Planet X dari bumi, semakin kuat daya magnetic dan gravitasinya. Ini bisa kita rasakan setiap hari. Semakin dekat planet X dengan kita, semakin cepat laju pergerakannya. Berbagai bencana dahsyat yang susul menyusul terjadi di berbagai negara hanyalah awal kecil dari apa sesungguhnya akan terjadi.

kehidupan di Planet X (NIBIRU)
Penghuni NIBIRU

Keep an open mind ya..ini dari tulisan orang Sumeria.

Tulisan kuno bangsa Sumeria mencatat beberapa hal menarik yang juga diyakini banyak kepercayaan, yaitu : penciptaan, adanya Taman Eden/Firdaus dan banjir besar yang menutupi seluruh permukaan bumi (Mirip kisah Nabi Nuh).

Tapi, bangsa Sumeria juga mencatat tentang kedatangan Bangsa Anunnaki dari Planet Nibiru, yang menciptakan “manusia” dengan cara mengambil DNA mereka & mencampurkannya dengan DNA mahluk bumi (saat itu adalah manusia gua/Neanderthal).

Dalam bahasa Sumeria, Anunnaki berarti “mereka yang ke bumi, turun dari langit”.
Anunnaki digambarkan sebagai bangsa yang modern, dan telah menciptakan berbagai monument penting di Bumi, Bulan dan Mars, serta planet-planet padat lain dalam galaksi kita.

Kenapa Anunnaki menciptakan manusia?
Untuk dijadikan budak/pembantu mereka, yang membantu dalam aktivitas pertambangan berbagai mineral, salah satunya yaitu emas. Hingga hari ini, emas merupakan logam mulia dengan nilai tinggi. Fakta ini juga tercantum dalam tulisan kuno bangsa Sumeria.
Perlu diingat, siklus mendekatnya Nibiru menurut catatan Sumeria adalah setiap 3600 tahun sekali.

Yang menarik, beberapa fakta soal ini :
1. Lokasi “Taman Eden” dalam kisah Adam & Hawa disinyalir berada di kawasan Mesopotamia (kini Irak).
2. Saat ke Bumi, Anunnaki mendarat di Mesopotamia (kini Irak).
3. KONON, serbuan Amerika ke Irak sebetulnya adalah untuk menemukan lokasi Gerbang Bintang (STAR GATE) milik para Anunnaki yang diyakini berada di Mesopotamia (kini IRAK).
STAR GATE ini merupakan semacam portal milik Anunnaki untuk datang dan melihat peradaban kita.

Karena memiliki teknologi canggih, dan menciptakan manusia, maka Anunnaki diposisikan sebagai dewa oleh orang Sumeria.
Setelah beberapa saat hidup di Planet Bumi, Anunnaki pun pergi, dan berjanji KELAK akan kembali.
Kemanakah mereka? Mengeksplorasi kehidupan lain? Menciptakan peradaban baru?

2012, Apa yang Akan terjadi?

Apakah Planet X akan melewati bumi dan kembali membawa kita masuk Zaman Es?
Atau, para Anunnaki akan kembali? Berbagai keyakinan tentang adanya“MESSIAH” jika diurut kebelakang, berkaitan dengan janji Anunnaki bahwa mereka kelak akan kembali.

Kalaupun kembali, maka kembali sebagai apa? Sebagai teman atau musuh?
Apakah mereka masih menganggap kita sebagai budaknya?
Mungkinkah akan terjadi perang antara kita, warga Bumi dengan Anunnaki?

Presiden Amerika Ronald Reagan pernah menyinggung soal ancaman dari luar angkasa dalam salah satu pidatonya. Reagan juga mengusulkan dibentuknya system persenjataan berbasis luar angkasa (STAR WARS).
Mungkinkah saat itu sudah ada kontak dengan mahluk luar angkasa?

Dan, bukan hanya para Anunnaki saja yang ada di luar angkasa. Berbagai bangsa alien yang berperadaban tinggi juga diyakini berdiam di galaksi kita.
Tapi, karena kita ngomongin Planet X (Nibiru), maka focus kita adalah Anunnaki.

Masih mengupas para Anunnaki, yaitu penghuni NIBIRU

Fisik Anunnaki

Bandingkan manusia gua (Neanderthal) dengan manusia modern. Di mana bedanya secara fisik?
Banyak sekali. Manusia modern (kita) memiliki fisik yang lebih estetik (indah) dan halus dibandingkan manusia gua.

Dan itu hasil perpaduan DNA Anunnaki dengan kita.
Bangsa Anunnaki sendiri memiliki ciri-ciri fisik :

- Tinggi rata-rata 7-8 kaki (3 meter)
- Kulit putih
- Rambut pirang atau merah, mata biru

Makanya kulit putih sejak jaman dulu identik dengan “kasta lebih tinggi” atau “dianggap lebih estetik”, karena masih menganut standar patokan Anunnaki.

Bangsa Kaukasia (kulit putih-pirang-mata biru) memiliki paling banyak ciri-ciri fisik Anunnaki. Ini bisa dilihat dari golongan darah mereka, yaitu Rhesus negative.
Kapan-kapan kubahas ya soal golongan darah! Menarik banget! Karena rhesus negative, bukan berasal dari DNA kita. Tapi, dari Anunnaki (alien).

Teori Zechariah Sitchin
Sitchin adalah penulis dari enam buku dalam serial Chronicles Earth, ditambah dengan sebuah buku panduan:

- The 12th Planet.
- The Stairway to Heaven.
- The Wars of Gods and Men.
- The Lost Realms.
- When Time Began.
- The Cosmic Code.
- Genesis Revisited (buku panduan).

Apakah sebenarnya isi dari teori Mr. Sitchin? Pada dasarnya adalah:
Selain dari sebelas planet yang kita kenal, masih ada satu planet lagi dalam sistem tata surya kita, planet ini dinamakan Nibiru. Planet ini mempunyai orbit yang aneh, sehingga diperlukan waktu 3600 tahun untuk mengelilingi sabuk asteroid-nya. Kehidupan berkembang di planet ini.

Sebenarnya, diantara Mars dan Venus tidak hanya ada Bumi dan Bulan. Namun dulu ada satu planet yang mengorbit di tempat yang kita kenal sekarang dengan sabuk asteroid. Sitchin menyebut planet ini sebagai Tiamat.

Ada satu orbit yang sangat penting yang disebut Nibiru, planet ini bergerak terlalu dekat dengan Tiamat, dan bulan planet Nibiru bertabrakan dengan planet Tiamat, sehingga membuat keretakan di planet Tiamat. Pada perputaran orbit selanjutnya, planet Nibiru atau mungkin bulannya bertabrakan dengan planet Tiamat lagi, sehingga planet Nibiru tersebut terpecah menjadi banyak bagian-bagian yang kecil dan juga dua bagian yang besar. Bagian yang kecil-kecil menjadi sabuk asteroid, dan dua bagian besar lainnya menjadi bumi dan bulan. Dan pada titik ini benih kehidupan dari planet Nibiru terdapat di bumi.

450.000 tahun yang lalu, atmosfir dari planet Nibiru mulai terkikis. Seorang yang bernama Enki, anak dari penguasa Nibirian yang bernama Anu, datang ke bumi untuk menambang emas, yang dapat digunakan untuk menyelamatkan atmosfir Nibiru yang menghilang.

380.000 tahun yang lalu, terjadi perang antara dua golongan Nibirian di bumi yang saling bermusuhan. Kelompok yang dipimpin oleh anak dari Anu yang bernama Enlil yang memenangkan perang tersebut.

300.000 tahun yang lalu, Nibirian yang juga disebut “Annunaki” merasa lelah karena bekerja di pertambangan dan mulai memberontak. Pemimpin dari Annunaki yang bernama Enki dan Ninhursag kemudian membawa kera primitif wanita asli ke bumi dan dengan manipulasi genetika mereka menciptakan manusia untuk mengambil alih tugas dari pekerja pertambangan. Kemudian manusia mulai berkembang biak di bumi.

100.000 tahun yang lalu, beberapa dari orang Annunaki mulai menikah dengan wanita bumi. Beberapa orang Annunaki tersebut adalah Nefilim yang disebutkan di Alkitab.

Pertentangan terjadi dalam Annunaki menyangkut masalah masa depan manusia. Enlil memutuskan bahwa manusia harus dimusnahkan, tetapi Enki dan Ninhursag tidak setuju dengan keputusan tersebut.

13.000 tahun yang lalu, Annunaki mengetahui bahwa perjalanan Nibiru yang dekat berikutnya akan menyebabkan gelombang pasang yang hebat di bumi. Enlil bersumpah akan merahasiakan hal ini, dia melihat hal ini sebagai kesempatan untuk memusnahkan umat manusia.

11.000 tahun yang lalu – tepat pada waktunya – Enki memerintahkan manusia yang bernama Utnapishtim (Nuh) untuk membuat sebuah kapal (bahtera), untuk menyelamatkan beberapa manusia yang sudah dipilih.

Lebih dari 9000 tahun kemudian, Annunaki membimbing manusia memasuki permulaan peradaban, sementara perang terjadi diantara Annunaki sendiri. Mereka menyiapkan kapal induk untuk menguasai umat manusia dan sebagai perantara antara mereka sendiri dengan manusia.

Setiap 3600 tahun sekali, ketika Nibiru melakukan transit secara teratur ke dalam sistem tata surya kita, sekali lagi kita mempunyai hubungan dengan Annunaki.

Planet X pertama kali dikemukakan Percival Lowell tahun 1902 sebagai planet hipotetik yang gravitasinya sanggup menyimpangkan (sedikit) pergerakan Neptunus dan Uranus dari lintasan idealnya. Planet X merupakan kelanjutan hipotesis John Couch Adams dan Urbain LeVerrier setengah abad sebelumnya, yang bekerja sendiri2 namun sama2 menyimpulkan adanya planet tak dikenal yang mengganggu orbit Uranus, yang berujung mengagumkan dengan penemuan Neptunus oleh Galle dan d’Arrest lewat mata tajam teleskop observatorium Berlin pada tahun 1846.

Terinspirasi sukses ini, setelah menganalisis penyimpangan gerak Merkurius serta Uranus dan Neptunus, Le Verrier meramalkan sedikitnya ada 2 planet lain yang masih “bersembunyi”, menunggu ditemukan. Yang pertama disebut planet transneptunik, yakni planet cukup massif yang letaknya lebih jauh dibanding Neptunus. Yang kedua adalah Vulkan, planet massif yang lebih dekat ke Matahari dibanding Merkurius.

Untuk planet trans neptunik, segera muncul ratusan proposal yang masing2 mencoba memprediksi lokasi planet tak dikenal itu. Dua yang populer diusulkan Lowell dan Pickering. Lowell dengan “Planet X” nya, sementara Pickering dengan tujuh planet hipotetiktrans-Neptuniknya, yang masing2 diberi nama planet O, P, Q, R, S, T dan U. Menariknya sifat2 Planet O hampir mirip dengan Planet X-nya Lowell. Cerita lengkap soal ini bisa anda baca di situs The Nine Planets pada artikel “Hypotethical Planets”. Singkatnya, dari saat Clyde W Tombaugh menemukan Pluto (1930) sampai Jewit dkk. menemukan asteroid transneptunik 1992 QB 1 (1992) tak ada satupun benda langit yang dapat dijadikan kandidat Planet X.

Pluto sendiri cukup mengecewakan, mengingat massanya “hanya” 1/400 massa Bumi, jauh dari cukup untuk menjadi Planet X / Planet O yang massanya diestimasikan sebesar 2 - 6 massa Bumi. Justru di kawasan yang semula diduga menjadi habitat Planet X ini ternyata menjadi tempat bercokolnya 1 - 10 milyar asteroid transneptunik yang membentuk cakram raksasa bernama Sabuk Kuiper, dengan dinamika dikontrol oleh kombinasi gravitasi Jupiter - Saturnus - Uranus - Neptunus. Asteroid-asteroid ini baru ditemukan sejak 1992 silam meski keberadannya sudah diramalkan Gerald P. Kuiper setengah abad sebelumnya. Lantas bagaimana dengan penyimpangan orbit Uranus dan Neptunus ?

Hal ini diuji secara tak langsung oleh Voyager 2 ketika mengukur ulang massa planet Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus dengan akurasi sangat tinggi dalam Grand Tour 1979 - 1989. Ketika hasil pengukuran Voyager ini dimasukkan dalam hitungan Le Verrier, ternyata penyimpangan itu menghilang! Disini jelas bahwa ide akan Planet X dibangun dari deviasi standar statistika hasil pengukuran astronomi abad ke-19 yang tentu saja tingkat ketelitiannya tidak setinggi pengukuran saat ini. Mengenai Vulkan, problem itu sudah terjawab di tahun1916 ketika Einstein mengapungkan teori relativitas umum-nya yang menggemparkan. Menurut Einstein, salah satu konsekuensi dari membengkoknya ruang waktu disekitar benda massif seperti Matahari adalah terjadinya pergeseran permanen (presesi) terhadap titik perihelion Merkurius, yang mencapai 43 detik busur per abad. Presesi perihelion inilah yang teramati oleh Le Verrier, jauh hari sebelum Einstein lahir.

Nibiru, menurut Landsberger dan K. Wilson merupakan titik tetap di langit atau bintang kutub. Zecharia Stichtin dan Burak Eldem, mengklaim Nibiru adalah catatan kuno Sumeria mengenai planet tak dikenal. Pada http://xfacts.com/Nibiru disebutkan sebagai planet tempat berdiamnya Annunaki (dewanya orang Sumeria) yang mengorbit Matahari kita dalam 3.600 tahun. Namun klaim Stichtin tidak didukung fakta ilmiah astronomi dan arkeologi. Apalagi jika kemudian Nibiru dikait-kaitkan dengan Planet X.

Pertama, dikatakan planet Nibiru memiliki massa 100 kali massa Bumi kita, dengan diameter - merujuk pada grafis - menyamai Saturnus atau sebesar 120.000 km (sebagai pembanding, diameter Bumi kita “hanya” 12.756 km alias seper sepuluhnya saja). Bila kita anggap Nibiru berbentuk bulat, kita bisa memperkirakan densitasnya yang ternyata sebesar 0,66 gram/cc, alias lebih ringandari air (!). Adakah benda langit yang densitasnya mirip2 Nibiru ? Ada, malah banyak ! Asteroid-asteroid transneptunik penghuni Sabuk Kuiper dan kometisimal2 ‘penduduk’ Awan Komet Oort juga memiliki densitas kurang dari 1 gram/cc. Analisis spektroskopi menunjukkan hal ini disebabkan oleh komposisi penyusun benda2 langit itu didominasi oleh materi-materi ringan seperti senyawa karbon dan debu-debu silikat berselubung es, dengan permukaan gelap dan memadat akibat terjangan radiasi sinar kosmis.

Dengan permukaan yang menggelap dan memadat akibat tekanan radiasi sinar kosmis, bisa saja kita katakan Nibiru sulit dideteksi. Namun harus diingat, diameter sebuah benda langit berhubungan erat dengan magnitude-nya dan nanti akan kita lihat betapa klaim “Nibiru yang redup” ini tidak memiliki basis argumen. Yang melemahkan adalah diameternya. Dengan jarak rata2 235 - 1 = 234 AU atau 35,1 milyar km dari Bumi kita, benda langit yang diameternya 120.000 km itu seharusnya nampak sebagai titik cahaya dengan diameter 0,0034 mili radian atau 0,7 detik busur. Mata manusia (tanpa alat optik) memang takkan bisa melihat titik cahaya ini, mengingat batas resolusinya adalah 0,15 mili radian atau 31 detik busur. Namun dengan teleskop sederhana pun sebenarnya titik cahaya ini sudah nampak. Jika kita murni bertumpu pada kriteria Rayleigh, maka teleskop dengan lensa/cermin berdiameter minimal 30 cm yang bekerja pada spektrum panjang gelombang 7.000 Angstrom sudah cukup mudah mendeteksi titik cahaya ini, apalagi teleskop2 raksasa yang ada di Hawaii, Gunung Wilson maupun HST.

Sebagai pembanding, Pluto saja (diameter 2.274 km), yang dari Bumi nampak sebagai titik cahaya berdiameter 0,0004 miliradian alias 1/10 diameter titik cahaya Nibiru, sudah muncul dalam potret2 yang dibuat Lowell dari observatorium pribadinya di Flagstaff pada 1915, meski baru bisa diidentifikasi Tombaugh 12 tahun kemudian. Pluto nampak sebagai titik cahaya dengan magnitude +15. Logikanya, jika teknologi 1915 - 1930 saja sudah mampu membidik Pluto, tentunya untuk melacak Nibiru bukan persoalan sulit, kalo planet ini memang ada. Apalagi bisa diestimasikan Nibiru lebih cemerlang (magnitude-nya lebih kecil) dari Pluto karena diameternya jauh lebih besar.

Kedua, dikatakan gerakan planet Nibiru menuju ke tata surya bagian dalam. Jika dilihat grafis perbandingan orbit planet2 dan planet X, terkesan orbit Planet X/Nibiru berbentuk sangat lonjong alias memiliki eksentrisitas besar. Kita tahu bahwa orbit semacam ini adalah ciri khas orbit komet, dan kita juga sudah tahu dari jarak orbitnya Nibiru berada di region Awan Komet Oort, sumber komet2 berperiode panjang (> 200 tahun), komet parabolik dan hiperbolik. Komet2 periodik dari Awan Komet Oort memiliki cirikhas : eksentrisitas rata2 0,7 dan inklinasi 35 derajat. Karena eksentrisitas (e) orbit benda langit bergantung pada jarak Perihelion (P) dan Aphelion (A) nya lewat formula : (A - P)/(A + P) = e, untuk e = 0,7 kita dapatkan rasio A/P = 5,7. Karena jarak rata2 orbit planet (R) berhubungan dengan Aphelion dan Perihelionnya dalam formula - secara kasar - : 2R = A+ P, untuk e = 0,7 tadi kita dapatkan P = 70,1 AU.Ini masih sangat jauh dari Bumi kita (yang jaraknya 1 AU dari Matahari), bahkan masih lebih jauh dibanding Pluto, sehingga peluang Bumi dan Nibiru untuk berbenturan adalah nol.

Ketiga, pada halaman dari artikel yang diberi judul “IRAS” dengan potongan artikel koran berjudul “Mystery Heavenly Body Found by Orbiting Infrared Telescope“. Namun penjelasan di halaman tersebut sama sekali tidak menyinggung apa itu IRAS. Paralel dengan isu Nibiru, di dunia astronomi pernah muncul hipotesis Nemesis, yakni bintang pasangan Matahari yang sangat redup (kemungkinan berupa cebol putih atau cebol coklat) yang bergerak mengelilingi Matahari dalam orbit elliptikal dengan Perihelion 20.000 AU, Aphelion 90.000 AU dan periode orbit 30juta tahun. Sehingga Matahari-Nemesis adalah sistem bintang kembar dengan pasangannya sangat redup hingga tak terlihat. Ini mengingatkan kita pada sistem sejenis di Cygnus X-1, dimana pasangannya juga tak nampak (dan kini diidentifikasi sebagai lubang hitam). Hipotesis Nemesis dibangun oleh geolog Daniel P. Whitmire dan John J. Matesse (1985) sebagai solusi bagi terjadinya peristiwa pemusnahan massal akibat hantaman komet ke Bumi yang selalu berulang setiap 30 juta tahun seperti yang direkam di lapisan2 sedimen.



Ini sejalan dengan gagasan Rampino, Stothers (1984) dan sang legenda : Carl Sagan (1985) yang juga berpendapat serupa lewat Hipotesis Shiva-nya, meski perulangan itu dikatakan terjadi tiap 35 juta tahun. Dengan gagasannya Whitmire dan Matessse membayangkan tiap 30 juta tahun sekali Nemesis melintas di dekat Awan Komet Oort dan gravitasinya membuat awan kometini sangat bergejolak hingga melepaskan ribuan kometisimal yang selanjutnya melesat ke tata surya bagian dalam akibat kombinasi gravitasi Nemesis dan Jupiter. Beberapa dari komet itu ‘mampir’ ke Bumi dan menimbulkan benturan hebat yang memusnahkan kehidupan secara massal. Sayangnya, ketika satelit IRAS (Infra Red Astronomical Satellite) diluncurkan awal 1980-an dan memetakan jagat raya pada spektrum sinar inframerah, Nemesis ternyata tidak pernah ditemukan.

Meski Nemesis dianggap sebagai bintang yang sangat redup, logikanya, karena masih membakar Hidrogen di terasnya, ia tetap memancarkan sinar inframerah yang kuat sebagaimana bintang2 cebol lainnya. Justru IRAS menemukan komet IRAS-Iraki-Alcox, komet redup yang melintas sejauh 5 juta km saja dari Bumi, komet terdekat selama ini. IRAS juga menemukan 3200 Phaethon, benda langit mirip asteroid namun menyemprotkan partikel2 dari permukaannya dengan bentuk mirip ekor komet dan dipastikan merupakan sumber dari hujan meteor (shower) Geminids yang terjadi tiap awal Desember. So, IRAS juga tidak pernah menyimpulkan telah ditemukan benda langit dengan ciri2 seperti Nibiru.

Kalaupun planet nibiru itu ada, dengan sifat2 fisik dan orbitnya, peluangnya untuk masuk ke tata surya bagian dalam ataupun berbenturan dengan Bumi adalah nol. Meski begitu, Selebaran Kiamatini di sisi lain sedang mengingatkan kita betapa terbukanya potensi benturan Bumi dengan benda2 langit dari Awan Komet Oort maupun Sabuk Kuiper (baca : komet), meski Bumi sudah ditamengi Jupiter dan Bulan. Merujuk betapa banyaknya jejak kawah tumbukan di wajah Bulan, Barbara Cohen dan David Kring (2002) menyimpulkan Bumi pernah dihajar jutaan bolide sekitar 2,8 milyar tahun silampada peristiwa Late Heavy Bombardment. Hajaran itu membentuk sedikitnya 22.000 kawah tumbukan berdiameter lebih dari 20 km, dengan 40 kawah diantaranya benar2 berukuran raksasa dan layak disebut basin, mengingat diameternya lebih dari 1.000 km. Kini tak satupun darikawah2 itu yang tersisa, mengingat aktifnya dinamika permukaan Bumi oleh proses erosi dan gerakan lempeng2 tektonik.

Dua kawah tertua yang ada, masing2 Vredefort (Afrika Selatan, diameter 300 km) dan Sudbury (Canada, diameter 250 km) berasal dari masa yang lebih muda (2 milyar tahun silam). Andai hipotesis Shiva benar, jika kita menghitung balik dari dua peristiwa tumbukan benda langit terdahsyat terakhir, yakni peristiwa 65 juta tahun silam (musnahnya Dinosaurus, ditandai dengan terbentuknya Kawah raksasa Chicxulub) dan 35 juta tahun silam (terbentuknya Kawah Popigai di Russia, diameter 100 km, dan Kawah Chesapeake Bay di New YorkCity, diameter 95 km), nampaknya siklus bencana 30-35 juta tahun akan terulang lagi di masa kini, periode dimana manusia hidup. Berkait tumbukan ini, menarik sekali bahwa di region Asia Tenggara, sebagian Australia, Taiwan, China dan P. Madagaskar, bahkan ada juga yang mengatakan hinggake Eropa Tengah dan Texas, telah ditemukan tektit, yakni butir2 batuan beku khas produk tumbukan benda langit. Di Indonesia tektit ini bisa ditemukan di Jawa (terutama di Sangiran), Belitung, Kalimantan dan Ambon. Tektit yang disebut tektit austral-asia ini terjepit di sedimen berumur pleistosen tengah atau dari masa 0,77 juta tahun silam.

Di dalam tektit ini ditemukan pula mineral coesite, sejenis kuarsa yang termetamorfosis oleh tekanan luar biasa besar (200ribu ton per meter persegi !), yang secara alami hanya diproduksi oleh tumbukan benda langit. Jelas bahwa sebaran tektit austral-asia berasal dari tumbukan benda langit pada 0,77 juta tahun silam. Melihat betapa luas sebarannya, Edward Chao - yang bersama empat serangkai : Eugene Shoemaker (alm), Nicholas M. Short, B.M. French dan W von Engelhardt menjadi pionir penyelidikan dan pembuktian tumbukan benda langit di dekade 1960an - menyebut tektit itu bisa disamakan dengan sebaran global lempung hitam tipis yang terjepit di antara sedimen zaman Kapur danTersier. Lempung hitam ini jadi demikian populer karena amat kaya dengan iridium dan jadi salah satu penanda terjadinya tumbukan dahsyat 65 juta tahun silam, yang membentuk Kawah raksasa Chicxulub sembari mengiamatkan 75 % populasi makhluk hidup saat itu. Maka skala tumbukan yang membentuk tektit austral-asiapun menyamai dahsyatnya pembentukan Kawah Chicxulub.

Hampir semua paper yang mengupas genesis tektitaustral-asia menyebut kawasan Asia Tenggara merupakan titik permukaan Bumi yang dihantam bolide pada 0,77 juta tahun silam itu. Menariknya, survey di Laut Cina Selatan selama 1 dekade (1989 - 1999) menggunakan satelit GEOSAT dan SEASAT berhasil mendeteksi sebuah struktur sirkular raksasa berdiameter 100 km di 13° 36' LU 110° 30' BT. Meski belum diteliti lebih lanjut (karena untuk itu perlu dibor dan dicek tipe batuannya) diduga kuat inilah kawah raksasa itu. Satu hal yang harus diingat, meski (anggaplah) tumbukan versi hipotesis Shiva itu sudah terjadi 0,77 juta tahun silam, dalam sejarahnya jarang sekali dijumpai tumbukan benda langit (terutama yang membentuk kawah2 raksasa) dari bolide tunggal, kebanyakan dihasilkan oleh beragam bolide yang datang secara berentetan selama 1-2 juta tahun (rentang waktu yang tergolong pendek dalam skala waktu geologi). Pola khas ini nampak dari terbentuknya kawah Chicxulub yang segera diikuti dengan pembentukan 7 buah kawah tumbukan lain, masing2 Eagle Butte (Canada), Gusev (Russia), Belize (Meksiko), Alvaro Obregon (Meksiko), Haiti (Laut Karibia), Silverpit (lepas pantai Inggris) dan sau kawah tak bernama di dasar Samudera Pasifik.

Begitu pula terbentuknya Popigai, yang langsung disusul dengan munculnya kawah Chesapeake Bay (AS) dan struktur Fohn di celah Timor. Dan kawah di Laut Cina Selatan ini ? Memang sebelumnya telah terbentuk kawah Zhamanshin (Kazakhstan, diameter 14 km, 0,9 juta tahun silam), Bosumtwi (Ghana, diameter 10,5 km, 1,1 juta tahun silam), Eltanin (Laut Bellingshausen, diameter 40 km, 2,15 juta tahun silam) dan Kara-Kul (Tajikistan, diameter 50 km, 3 juta tahun silam). Namun kita tidak pernah tahu apakah kawah di Laut Cina Selatan tadi merupakan “penutup” rangkaian tumbukan itu atau hanya bagian dari sejarah mencekam yang sedang bergulir sampai detik ini.
www.at2012.co.cc

Data ini tidak dimuat oleh media massa. Besar kemungkinan, kita semua akan mengalami Zaman es.

Insiden Dropa: "Cerita Timur Kuno Ala Roswell"

Sabtu, 31 Januari 2009
2012 era: “Dropa turun dari awan dengan pesawat terbang layangnya.

Sebanyak sepuluh kali para pria, wanita dan anak-anak Kham bersembunyi di dalam gua-gua sampai matahari terbit.

Kemudian mereka memahami tanda-tanda dan mengerti bahwa Dropa datang dalam damai saat ini."

Kalimat-kalimat tersebut di atas adalah terjemahan huruf-huruf asing yang tertera pada Cakram Dropa oleh Dr. Tsum Um Nui.

Satu-satunya warisan pesawat karam dari kaum Dropa yang tertinggal pada penduduk asli Bayan Kara Ula adalah pesawatnya yang mirip burung layang-layang dan pemusnahan yang dahsyat.

Menurut penuturan sejarah penduduk setempat, penduduk daerah tersebut jijik dengan postur tubuh Dropa yang kurang baik dan kemudian memimpin penganiayaan terhadap “pendatang dari langit” ini. Menghadapi serangan ini, Dropa yang kecil dengan kepalanya yang bulat dan sepasang mata yang mirip dengan mata bengkak hampir seluruhnya tersapu bersih pada 10.000 tahun Sebelum Masehi.

Meski melangkah 12 abad ke depan namun sejarah Dropa yang tidak masuk akal ini masih tetap hidup. Seandainya bukan karena ekspedisi Profesor Chi Pu Tei dari Universitas Beijing pada 1938, maka dongeng yang tidak lazim ini mungkin tidak pernah melewati garis perbatasan dari daerah gunung padang pasir Bayan Kara Ula yang terletak pada perbatasan antara Tiongkok dan Tibet.

Chi Pu Tei dan siswanya sedang mempelajari suatu sistem interkoneksi gua-gua dalam suatu daerah yang paling tidak ramah di dunia, hampir 400 mil dari penduduk terdekat. Dikatakan bahwa profesor tersebut menemukan sesuatu yang lebih istimewa dalam gua-gua tersebut dibandingkan dengan hal yang ia ingin pelajari, yakni sebuah pemakaman yang penuh dengan kerangka makhluk-makhluk kecil yang tingginya hanya kurang dari 4 kaki (1,2 meter), terkubur bersama-sama dengan cakram-cakram batu dan lukisan-lukisan gua yang sangat istimewa.

Tubuh-tubuh yang rapuh ini memiliki kepala besar yang tidak lazim dan tidak berhubungan dengan spesies jenis apapun yang sebelumnya pernah diketahui oleh Chi Pu Tei.

Ketika diusulkan bahwa sisa peninggalan tersebut mungkin saja milik dari suatu spesies primata (kera), Chi Pu Tei menjawab, “Siapa yang pernah mendengar kera-kera saling menguburkan satu dengan yang lain?” Tujuh ratus dan enam belas cakram-cakram yang sudah diidentifikasi dikirim ke Universitas Beijing dan beberapa lainnya dikirim ke Uni Soviet.

Cakram-cakram tersebut garis tengahnya hampir satu kaki, tebalnya sepertiga inci dan masing-masing memiliki sebuah ukiran lingkaran atau empat persegi panjang pada bagian pusatnya yang terbuka. Dan yang lebih penting lagi adalah sebagian besar memiliki sepasang alur spiral kecil dengan huruf asing yang terukir mulai dari bagian luar dari cakram, yaitu dari pinggir sampai ke pusat.

Pada 1958, seorang peneliti bernama Dr. Tsum Um Nui ikut ambil bagian pada suatu studi yang mempelajari lebih detail cakram batu yang misterius ini.

Pada 1962, setelah menghabiskan beberapa bulan mempelajarinya dengan bantuan kaca pembesar, Dr. Tsum mengartikan kode-kode yang ada pada batu-batu tersebut.

Batu tersebut menceritakan sejarah yang tak dikenal seperti pendaratan darurat pesawat Dropa dan yang pada akhirnya membawa mereka tewas di tangan penduduk lokal. Dr. Tsum menjelaskan temuannya ini kepada rekan sekerjanya pada tahun itu juga.

Di samping penemuan yang menakjubkan ini, mereka yang kontroversial atas terungkapnya penemuan oleh Dr. Tsum mendesak para pejabat Universitas Beijing untuk melarang siapa saja yang ingin mengatakan penemuan ini.

Beberapa tahun kemudian ketika dokumen-dokumen tersebut dibersihkan demi kepentingan politik, hasil kerja Dr. Tsum seluruhnya dicemooh oleh rekan-rekan sekerjanya.

Berita tentang cakram tersebut tidak pernah muncul lagi sampai 1974, ketika seorang insinyur berkebangsaan Austria bernama Ernst Wegner dengan menggunakan kamera Polaroid memotret dua cakram yang berada pada etalase Musium Bampo di kota Xi’an. Dia dengan segera mengenal karakteristik alur spiral dan bukaan tengah yang sebelumnya pernah mendengar desas-desusnya.

Dengan sejarah yang sangat menarik seperti itu, akan menjadi apa cakram Dropa tersebut? Satu-satunya bukti konkrit yang diketahui yang masih ada adalah sepasang foto Wegener.

Diduga, banyak orang-orang yang terlibat dalam cerita ini tidak dapat dibuktikan. Bagian tempat penyimpanan dokumen Universitas Beijing tidak mempunyai catatan tentang ekspedisi Bayan Kara Ula maupun keberadaan seorang peneliti yang bernama Tsum Um Nui.

Mungkin selagi kekurangan bukti sehingga membuat sebagian orang percaya bahwa cakram-cakram tersebut mungkin tidak pernah ada, dengan pertimbangan bahwa banyak arkeologi kontroversial Tiongkok juga menderita penindasan yang serupa.

Penutupan kasus-kasus seperti piramida Tiongkok, atau pun mumi orang Kaukasia yang berusia 4.000 tahun yang ditemukan di padang pasir TakliMakán, merupakan sebuah peringatan bahwa pengambilan kebijakan atas blokade hal seperti itu sungguh sangat tidak dapat dinalar.

Jika memang benar sejarah yang diceritakan pada cakram-cakram yang tersusun begitu rapi dan cocok sekali dengan tradisi yang disampaikan secara lisan selama generasi ke generasi di daerah Bayan Kara Ula, maka hal itu menimbulkan pertanyaan bagaimana sebuah cerita yang kompleks seperti itu dapat berkembang di antara penduduk asli terhadap sebuah pesawat luar angkasa yang jatuh dari langit 12.000 tahun yang silam, kalau seandainya hal itu benar-benar tidak terjadi.

Perawakan tubuh manusia Dropa yang pendek, bentuknya yang aneh dan terjadinya pembantaian, semuanya muncul pada cerita yang tertera di pemakaman Dropa dan legenda kuno yang diceritakan oleh penduduk setempat.

Akan tetapi tanpa bukti yang kuat, cerita tersebut tetap sulit diterima. Barangkali sejumlah besar artifak-artifak yang berhubungan dengan Dropa telah disalah artikan, baik dengan disengaja ataupun tidak. Kita hanya tinggal bertanya-tanya dalam hati mungkinkah cakram-cakram batu dan dongeng kuno penduduk lokal tersebut menyembunyikan suatu kebenaran yang bahkan lebih besar lagi. (EpochTimes/pls)http://2012era.blogspot.com

Mantan Astronout NASA Mengungkapkan : Alien Pernah Mengunjungi Bumi

Kamis, 29 Januari 2009

2012 era: Edgar D. Michel, anggota kru Apollo ke-14 AS, yang juga merupakan astronaut ke-6 mendarat di bulan, pada 22 Juli 1971, sewaktu menerima wawancara radio menyatakan secara terbuka, bahwa Alien sudah pernah berkali-kali kontak dengan umat manusia, tetapi pemerintah AS menyembunyikan realita ini selama 60 tahun.

Dr. Michel anggota Apollo 14
Michel yang tahun ini berusia 77 tahun mengatakan, di dalam pengalaman hidupnya sebagai astronaut, ia mengetahui catatan bahwa UFO pernah berulang kali mengunjungi bumi, namun setiap kali selalu saja ditutup-tutupi oleh NASA.

Michel berkata, sumber informasi NASA yang pernah kontak dengan Alien mengatakan kepadanya, Alien adalah �Orang kecil yang menurut kita berbentuk aneh.�

Ia mengatakan, bentuk Alien menyerupai imajinasi kita tempo dulu yakni, �Berbadan kecil dan berkepala besar serta bermata lebar.� Mengenai teknologi, orang bumi sama sekali bukan tandingan Alien, �Jika saja mereka berniat memusuhi kita, tentu sekarang ini kita sudah tamat.�

Kasus Rosewell adalah realita
Selama bertugas Apollo 14 pada 1971, Michel dan Shepard rekan instruktornya, memecahkan rekor umat manusia berjalan di atas permukaan bulan terlama, total 9 jam 17 menit.

Michel mengatakan kepada pemimpin acara siaran yang terkejut, ia senantiasa berada di lingkup informasi kemiliteran, mengetahui informasi bahwa 60 tahun terakhir ini Alien pernah berulangkali berkunjung. Sedangkan peristiwa rontoknya pesawat UFO di kota Rosewell, negara bagian New Mexico pada tahun 1947 juga adalah benar.

Pemerintah AS menutupi realita selama 60 tahun
Bocoran yang diungkapkan oleh Michel, segera saja diklarifikasi oleh pihak NASA, dikatakan bahwa institusi mereka tidak mengejar UFO, juga tidak terlibat dalam segala kegiatan yang menutup-nutupi ada tidaknya makhluk luar angkasa diatas bumi ini ataupun tempat lain di alam semesta.

Di dalam pernyataan itu disebutkan, �Doktor Michel adalah warga Amerika yang hebat, tetapi dalam polemik ini kami memiliki pandangan berbeda dengannya.� (The Epoch Times/whs)http://2012era.blogspot.com

Calon PM Inggris akan Beberkan UFO

2012 era: Pemimpin Partai Konservatif Inggris menjanjikan akan membuka rahasia mengenai alien dan UFO. David Cameron yakin, bumi pernah didatangi alien dan akan diungkapkan jika ia menjadi perdana menteri Inggris.

Sejumlah peserta yang datang di pertemuan rutin yang digelar Cameron menanyakan mengenai pernyataan ilmuwan yang kredibilitasnya dihormati Edgar Mitchell. Astronot yang ikut dalam misi ke bulan itu mengatakan, pemerintah AS pernah melakukan kontak dengan makhluk luar angkasa dalam beberapa kesempatan.

Mitchell juga menyebut kejadian Roswell pada 1947 dimana pada bangkai UFO ditemukan tubuh alien.

"Yang saya yakin harus ada kebebasan informasi dan keterbukaan. Saya tidak tahu apakah makhluk pintar ada di luar sana dan apakah ada penampakan dan ini terus menjadi pertanyaan dari waktu ke waktu dan harus dibuka sebesar mungkin,” kata Cameron.

"Saya kira kita harus terbuka. Jadi saya bahagia bisa memberikan jaminan, jika jadi PM akan selalu terbuka dan jujur mengenai masalah ini. Saya tidak berfikir punya petunjuk adanya kehidupan di luar sana, seharusnya tidak ada pemerintah yang menyembunyikan informasi dari masyarakat umum,” tambahnya.

Cameron merupakan politisi eksentrik. Politisi berusia 41 tahun itu biasa mengayuh sepedanya sejauh 6 km dari rumahnya di Notting Hill ke Gedung Parlemen. Gaya hidup itu merupakan perwujudan komitmen partainya pada isu-isu lingkungan.

Tapi Partai Buruh tahu, meskipun ia bersepeda tapi kertas-kertas kerjanya dari rumah ke kantor diantar dengan mobil.

Cameron juga dipermalukan ketika Harian The Daily Mirror menayangkan video ia sedang melanggar lampu merah dan bersepeda di jalur yang salah. Ia pun meminta maaf atas pelanggaran itu.Sumber

http://2012era.blogspot.com



New Crop Circle : Pyramids-Style

Jumat, 23 Januari 2009
2012 era: Crop Circle kembali menampakkan batang hidungnya,kali ini mereka terbentuk disebuah ladang gandum dikawasan pertanian Milk Hill, Wiltshire , Inggris dengan pola bentuk yang sangat luar biasa indahnya,yaitu Piramida tiga dimensi.

Crop Circle sepanjang 173 kaki tersebut pertama kali terlihat oleh para pengguna jalan raya yang melintasi area disekitar perbukitan Wiltshire pagi hari, tgl 19 Juni 07 lalu.

Pola-pola dari Crop Circle Wiltshire terbaru ini termasuk dalam katagori pola-pola langka,yaitu pola berbentuk piramida tiga dimensi dengan empat pola lingkaran yang mengelilinginya.

Para petani didaerah itu pada umumnya tidak terlalu asing lagi bagi pembentukkan crop circle disebagian ladang-ladang gandum mereka,karena fenomena seperti ini pasti bermunculan pada setiap tahunnya di daerah pertanian Wiltshire.

Hanya saja, pola Crop Circle yang terbentuk kali ini menurut mereka merupakan pola terindah yang pernah mereka lihat,dimana mereka terbentuk dengan tingkat kerapian dan ketelitian yang sangat tinggi, serta detail-detail yang sangat sempurna pada setiap bagiannya.

Peneliti serta pengamat fenomena Crop Cirlce,Steve Alexander ,mengatakan bahwa "disetiap tahunnya Crop Circle selalu muncul didaerah pertanian Milk Hill,namun uniknya hal tersebut selalu diikuti oleh beberapa peningkatan keindahan dari setiap bentuk pola-pola mereka.

Steve menambahkan "bahwa pembentukan Crop Circle kali ini termasuk dalam katagori yang tidak biasa,karana kebanyakan fenomena tersebut biasanya baru muncul diantara bulan Juli dan Agustus".

http://2012era.blogspot.com

Kaisar Yao Pernah Kontak Dengan Alien

2012 era: Mengenai berita misteri Alien mengunjungi bumi di dalam science fiction dan majalah sudah sering dibahas. Yang menarik ialah topik panas aktual berskala dunia itu sebenarnya sudah sejak dahulu di Tiongkok kuno terdapat catatan yang berkaitan dengan hal tersebut, bahan sejarah ini bagi manusia zaman sekarang juga telah menyajikan bukti dan indikasi bagi penelitian ilmiah terhadap Alien.

Menurut berita koran internet ekonomi Tiongkok, di dalam catatan Notasi Penelusuran Dewa dari zaman Gan Bao - Jin Timur/?? (317-420), juga dicatat tentang sebuah kisah kontak dengan orang planet Mars.

Dikisahkan di negara Wu pada masa Sam Kok (Tiga Negara, tahun 220-280), dari sekelompok anak kecil yang sedang bermain muncul seorang anak yang berwujud aneh, tinggi badan sekitar 1,2 m, mengenakan baju biru, dari kedua matanya terpancar sorotan tajam.

Karena para bocah itu selama ini tidak pernah melihatnya, berduyun-duyun me-ngerumuni dan menanyainya panjang lebar. Anak berbaju biru itu berkata, “Saya bukan orang bumi, melainkan dari planet Mars. Melihat kalian bermain begitu riang gembira, sengaja turun melihat-lihat kalian.”

Selain itu bocah berbaju biru itu juga berkata, “Situasi Tiga Negara saling berhadapan tidak akan berlangsung terlalu lama, kelak negeri ini akan dikuasai marga Sima (baca: Sema)”.

Mendengar ini para bocah tersebut terperanjat, seorang bocah dengan segera berlarian melaporkan kepada orang tua. Ketika mereka tiba, manusia planet Mars itu berkata “Sampai jumpa”, segera mengkerutkan badannya dan melompat ke atas langit.

Tatkala mereka semua menengok ke atas, terlihat sebuah kain satin putih terikat pita panjang sedang meluncur ke arah langit yang tinggi. Ketika itu siapapun tak berani memaparkan kejadian itu ke luar.

Kemudian, sesudah lewat 4 tahun, negara Shu (salah satu dari 3 negara) runtuh. Setelah 17 tahun berlalu, negara Wu juga musnah. Perpecahan menjadi 3 negara yang dipenuhi kekacauan dan peperangan telah berakhir, Sima Yan telah menyatukan Tiongkok. Ini sesuai dengan perkataan si orang planet Mars.

Tak peduli catatan di atas apakah cukup obyektif, barangkali toh orang kuno pernah melihat sejumlah orang yang berbeda dengan orang bumi pada umumnya.

Menurut catatan Shi Yi Ji(Catatan tercecer) : 4.000 tahun yang lalu, pada zaman kaisar Yao/?, sebuah benda terbang raksasa berbentuk perahu mengambang di atas langit laut barat. Tubuh perahu itu berkilauan, bergerak dengan perlahan. Orang-orang di atas kapal itu mengenakan topi, seluruh tubuhnya dipenuhi bulu putih, walau tanpa sayap bisa terbang di ketinggian.

Wu Xing Zhi (Catatan tertulis tentang lima unsur) tercatat pada tanggal 3 bulan 12 zaman raja Kangxi dinasti Qing (baca: Ching, 1644-1911) terjadi sebuah peristiwa pengejaran Alien. Waktu itu ada orang melihat seseorang berwajah hitam terbang di udara, badannya menyala kemerah-merahan dan memancarkan cahaya, bagaikan sedang mengeluarkan api di udara. Ketika yang berwajib mendengar informasi tersebut langsung da-tang ke lokasi, tapi orang itu tiba-tiba lenyap begitu saja.

Dalam kitab Naskah sejarah Qing. Catatan tertulis perihal bencana aneh : Serangkaian kasus yang sangat mirip dengan pemberitaan masa kini yakni Alien menculik manusia bumi. Pada zaman kaisar Yong Zheng-dinasti Qing, tahun ke 3 bulan 7, di dusun Liao Jia Tang – kota Wu Du - propinsi Ling Chuan, seorang penduduk desa dan sejumlah orang naik ke gunung hendak menebang pohon bambu. Sekonyong-konyong ia hilang lenyap di depan mata orang banyak, sesudah 140 hari tiba-tiba tak tahu bagaimana muncul kembali di rumahnya, akan tetapi pembicaraannya sudah ngelantur tidak keruan, tak hentinya berceloteh cerita aneh.
Alien yang tercatat di dalam materi sejarah tidak hanya telah merefleksikan kejayaan kebudayaan sejarah zaman kuno, juga telah menambah corak warna misteri nan gaib bagi teka-teki Alien yang hingga kini belum terpecahkan.

http://2012era.blogspot.com

Pengunjung Dari Luar Bumi

2012 era: NASA Mengetahui Adanya Pengunjung Dari Luar Bumi

Mantan CEO Lockheed “Skunk Works” mengetahui pesawat UFO Roswell mempengaruhi rancangan model kit Testor (perusahaan rekanan militer AS) untuk model UFO Roswell serta pesawat rahasia AS.

Menurut laporan CNI News oleh warga Colorado Michael Lindemann, informasi rancangan diperoleh dari ilustrasi forensik dan sejumlah kesaksian para saksi mata tentang insiden UFO Roswell, yang diberikan oleh William L. “Bill” McDonald.

Dalam sebuah email tertanggal 29 Juli 1999, secara jelas ditujukan kepada Lindemann, McDonald mengacukan pada kutipan sebuah diskusi dengan Harold Puthoff, pendiri program “remote viewing” AS sebelumnya yang sangat rahasia. McDonald mengatakan:

“Baiklah Hal, Anda yang memintanya! John Andrews, insinyur legendaris Lockheed dan kepala perancang model kit untuk Testor Corporation, kini telah meninggal dunia, saya dapat memberitahukan bahwa ia secara personal mengkonfirmasikan hubungan rancangan tersebut antara pesawat (yang jatuh) di Roswell dengan Unmanned Combat Air Vehicles (UCAV, Pesawat Tempur Udara Tidak Berawak) dari Lockheed Martin, pesawat mata-mata, pesawat tempur Joint Strike dan pesawat ulang-alik. Andrews adalah seorang kawan dekat CEO “Skunk Works” Ben Rich - penerus terpilih dari pendiri Skunk Works Kelly Johnson dan orang yang terkenal dalam pesawat tempur terkenal “Stealth” F-117 Nighthawk, pesawat itu merupakan prototipe kecil “setengah jadi” yang “MEMILIKI (sesuatu yang berwarna) BIRU”, serta pesawat pencegat amat rahasia Stealth F-19. Sebelum Rich meninggal karena kanker, Andrews mengajukan pertanyaan saya kepadanya.

Dr. Ben R. Rich memberi konfirmasi:

Ada dua tipe UFO - satu yang kami bangun dan satu yang “mereka” bangun. Kami mempelajari dari masing-masing pesawat yang jatuh dan mempelajarinya secara langsung. Pemerintah tahu ini dan hingga tahun 1969 mengurusi informasi ini. Setelah tahun 1969 Nixon “membersihkannya”, administrasinya dilakukan oleh sebuah dewan direktur internasional di sektor swasta.

Hampir seluruh rancangan pesawat ruang angkasa “biomorphic” terinspirasi oleh pesawat Roswell - dari SR-71 Blackbird Kelly hingga pesawat masa kini, UCAV dan pesawat ruang angkasa.

Adalah pendapat Ben Rich bahwa publik seharusnya tidak diberitahu (tentang UFO dan makhluk ET). Ia yakin publik tidak dapat memegang kebenaran - selamanya. Hanya di bulan-bulan terakhir ini ia merasa bahwa “dewan direktur korporat internasional” berurusan dengan “Hal” yang dapat menggambarkan suatu masalah besar bagi kebebasan personal warga di bawah Konstitusi AS daripada kehadiran para pengunjung dari luar Bumi itu sendiri.

Lindemann menambahkan bahwa “Bill McDonald menerima informasi di atas dari Andrews sejak tahun 1994 hingga hubungan telepon terakhir menjelang Natal tahun 1998.” Lindemann juga mencatat “Perlu diketahui bahwa Dr. Ben R. Rich menghadiri suatu konferensi para perancang dan insinyur kedirgantaraan publik pada tahun 1993 sebelum ia menderita sakit dimana ia menyatakan - di sela-sela hadirnya Jan Harzan, Direktur MUFON Seksi Orange County, serta banyak hadirin lainnya bahwa - “Kami” (antara lain: komunitas dirgantara / kompleks industri militer AS) tidak memiliki teknologi yang “membawa kita ke angkasa”.

Lihat surat lengkap dari John Andrews dan balasan tulisan tangan dari Dr. ben Rich. Dengarkan kesaksian yang lebih mengungkap dari para “whistleblower” (pengumbar isu) Disclosure Project (Program Pengungkapan). NASA tidak dapat menolak info rahasia yang ditemukan oleh hacker Inggris Gary McKinnon dan banyak astronot jika ada harapan adanya dukungan penuh dari pemerintahan Gedung Putih Obama.

Diterjemahkan dari: CEO of NASA contractor Lockheed knew of extraterrestrial UFO visitors”
Penulis: Jeff Peckman (Denver UFO Examiner)
sumber: Examiner.com
edisi: 23 Desember 2008

http://2012era.blogspot.com

Pesawat terbang mesir kuno

2012 era: Apakah peradaban mesir kuno telah menggunakan pesawat terbang ?. Peneliti menemukan model pesawat terbang berumur ribuan tahun di piramida mesir, bisa jadi ini adalah bukti bahwa penduduk mesir kuno telah menguasai penerbangan Pada tahun 1898, sebuah objek ukiran ditemukan di tomb at saqquara, Mesir, yang diperkirakan berumur 200 tahun sebelum masehi. Objek tersebut menunjukan bodi,sayap serta ekor yang mirip sekali dengan pesawat terbang. Tapi karena pesawat terbang belum ditemukan pada tahun 1898, para peniliti pada tahun tersebut menganggap bahwa objek tersebut adalah model seekor burung dan disimpan di basement museum Cairo.
Model

Objek tersebut diteliti kembali beberapa tahun kemudian oleh Dr. Khalil Messiha, seorang peneliti khusus model kuno. Menurut Messiha objek tersebut memiliki karakteristik bentuk yang sangat aerodinamis, yang hanya memerlukan sedikit tenaga untuk dapat tetap melaju. Desain serupa digunakan dalam pembuatan pesawat terbang terbang supersonic.

Penemuan lain yang kontroversi adalah ditemukannya sebuah ukiran di kuil Abydos, Mesir oleh Dr. Ruth Hover. Gambar yang diambil dari bagian dinding menunjukan bahwa itu adalah bentuk kendaraan yang modern.


Abydos


Anda dapat perhatikan dari gambar diatas terdapat model sebuah helicopter modern,kapal selam, pesawat jet tempur dan sebuah Tank Baja. Terdapat beberapa kemungkin dari ukiran kuno tersebut. Kemungkinan pertama, pada jaman tersebut memang sudah ada objek kendaraan modern tersebut. Kemungkinan kedua, pada jaman tersebut sudah ada metode untuk bisa meneropong masa depan.

Penemuan ini adalah misteri yang nyata dan menunggu untuk kita agar bisa membukanya. Tapi yang pasti, peradaban Mesir Kuno tidaklah sekuno yang kita pikirkan,dan mungkin saja ada teknologi yang jauh lebih modern yang mereka miliki dan bisa kita adopsi. Namun memang perlu perjuangan yang keras.

http://2012era.blogspot.com

sumber

Haunebu : Proyek UFO Nazi Jerman

2012 era: Mungkin diantara netter banyak yang bertanya-tanya, jika pada jaman dahulu bangsa mesir kuno dan bangsa maya inca pernah melakukan kontak dengan bangsa alien yg memiliki teknologi yang sangat maju dan mengadopsi teknologinya. Mungkinkah di jaman sekarang, ada juga suatu suku/organisasi/negara yg pernah melakukan kontak dengan bangsa alien ini, bahkan berhasil mengadopsi teknologi mereka.

Terdapat alasan kenapa Hittler menyebut bahwa bangsa mereka merupakan keturunan asli bangsa Arya atau bangsa yang memiliki kelebihan yang luar biasa dari segala bidang. Kemungkinan Nazi Jerman jaman dahulu pernah melakukan kontak dengan bangsa alien dan mengadopsi salah satu teknologi mereka salah satunya yaitu pesawat anti gravitasi (Pesawat UFO) dan rekayasa genetika.

Informasi ini memang sudah ada dari dulu, hanya saja terkubur entah kemana. Berikut adalah artikel yang dibuat oleh Eugen mengenai proyek yang pernah dilakukan oleh NAZI bernama Haunebu.

Proyek Haunebu di kerjakan oleh beberapa orang yang tergabung dalam SS E-IV (Entwicklungsstelle 4) dan dipimpin oleh Viktor Schauberger di tahun 1939 berusaha membuat electro-magnetic-gravitic engine yang diupgrade dari Hans Coler’s free energy machine ke dalam enery converter digabung Van De Graaf band generator dan Marconi vortex dynamo (gak ngerti kan? sama gw juga), untuk menghasilkan medan putaran elektromagnetik yang mampu berpengaruh pada gravitasi dan mengecilkan massa... an dimasukkan ke desain yang dibuat oleh Thule.. kelanjutannya adalah

The Haunebu I
Terbang pertama tahun 1939 dan telah melalui 52 test flight!.

The haunebu II
Jadi di taon 1942,versi gedenya haunebu II yang berdiameter 26m.Mampu membawa 9 orang crew dan mampu mencapai kecepatan supersonic mulai dari 6000 sampai 21000 km/jam dengan durasi terbang 55 jam!!

The haunebu II Do-Stra(Dornier STRAtospharen Flugzeug/Stratospheric Aircraft)
Yang ini bener2 buat perang sekarang..Lanjutannya berdiameter 32m,bisa menangkut 20 krew, mampu mencapai kecepatan hypersonic setara 21000km/jam punya pelindung panas dan melakukan 106 test flight!!
Proyek ini diburu oleh 2 pabrikan besar di Jerman, yaitu Junkers dan Dornier,Tetapi tender ini yang menang Dornier...

The haunebu III
diameternya 71 meter,mampu membawa32 crew dan mampu mencapai 7000 sampe 40000km/jam!! dan mampu bertahan terbang selama 7 sampai 8 minggu.. Nah yang ini lah yang dipake kabur ke antartika oleh Thule sama Vril Maret 1945(2 organisasi rahasia menyangkut proyek ini)

The haunebu IV
diameternya 120m..Sayangnya gak tau lagi kabarnya tentang ini,soalnya semenjak haunebu III dari SS sampe orang2 yang ngebuat pryek ini dilariin ke antartika...

Tapi jerman tetep kalah perang kan...

maka itu Ditaon 1938 kebetulan nazi dalam eksplorasinya di Antartika membuat pangkalan di daerah yang dinamai New Swabia,
Setelah kalah perang dengan sekutu di perang dunia 2 mereka mindahin segalanya tentang proyek haunebu ini ke sana...

Mengetahui hal ini, Amerika dan kawan2 menggelar ekspansi ke sana ditaon 1946 dengan nama operation high jump di bawah pimpinan Rear Admiral Richard E. Byrd yang katanya bertujuan untuk eksplorasi antartika meneliti geologi,cuaca,contour dan sebagainya

Tapi ini jelas aneh sekali...
Kalo alasannya untuk eksplorasi buat apa membawa 13 kapal tempur dan banyak pesawat terbang..?!?!

Sehabis perang di antartica itu(yang hasil menang siapanya kita gak tau), menjadi jelaslah kenapa ada insiden Roswell...
karna ada 2 kemungkinan akan hasil perang tersebut...

Sekutu menang:hasilnya teknologi UFO berhasil di observe Amerika dan insiden di roswell itu lah hasil gagalnya amerika mencoba proyek haunebu... Karna takut proyek rahasia ini terbongkar, Amerika membuat video yang seolah-olah rahasia tentang pembedahan alien yang sekarang sudah jelas bahwa itu hanya HOAX ! (coba pikir,kalo rahasia kenapa bisa ada camera video yang merekam akan otopsi alien di roswell tersebut?!?!) dan jelas pula kenapa jatuh di roswell karna di sana terdapat bandara militer yang sedikit jumlahnya yang bisa menampung armada bomber amerika+penelitian rahasia juga dikabarkan ada di sana...


Nasi telah menjadi bubur, maka USA memindahkan proyek itu ke Area 51...Supaya gak ada lagi kecurigaan di roswell dan proyek UFO nya...

Tapi kayaknya Nazi yang menang, tapi Sekutu berhasil mengambil sample UFO yang udah mereka jatohin...makanya dua2nya berkaitan

sumber2 yang lumayan relevan dengan thread ini....
http://www.angelfire.com/ut/branton/nazi.html
http://discaircraft.greyfalcon.us/HAUNEBU.htm/Haunebu

Saya juga gak terlalu percaya sih masalah pangkalan yang di bulan...
Tapi kalo UFO ya lumayan percaya lah

Yang saya ketahui sih hanya segitu...
mohon kalo ada yang kurang dan salah tolong dikoreksi dan di maapkan...
maklum susah cari bahan dan saya juga gak mau asal copas.


http://2012era.blogspot.com

Sumber

Misteri Area51

2012 era: Pusat penelitian adalah merupakan tempat para ilmuwan melakukan kegiatan riset yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan perangkat pendukung yang dibutuhkan guna tercapainya sasaran dan tujuan suatu penelitian. Pada umumnya setiap negara maju ataupun sedang berkembang sangat berkepentingan untuk memiliki suatu pusat penelitian.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di suatu negara, juga sangat ditentukan oleh hasil-hasil penelitian yang dikembangkan oleh negara bersangkutan. Seperti Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) Serpong, adalah pusat penelitian yang dimiliki Indonesia . Di dalam area ini terdapat banyak sekali fasilitas-fasilitas penelitian dalam naungan institusi pemerintah, seperti LIPI, BATAN, BPPT, LAPAN, yang terus meneliti dan mengembangkan iptek dengan tujuan damai.

Dari sekian banyak pusat penelitian yang terkenal di dunia internasional, adalah Area 51, merupakan fasilitas pengembangan dan pengujian militer yang sangat rahasia (top secret), yang dioperasikan oleh angkatan Udara Amerika Serikat. Area 51 berlokasi di dalam daerah pelatihan dan pengujian Nevada . Lokasi Area 51 berada di Lincoln Country berjarak 115,5 km sebelah utara Las Vegas dengan luas berkisar 103 kilometer persegi.

Area 51 didirikan pada tahun 1955 yang pada awalnya diperuntukkan melakukan pengujian pengembangan pesawat mata-mata Amerika Serikat Seri U-2 yang baru diciptakan. Pesawat U-2 dapat terbang sampai ketinggian 70.000 kaki. Selama operasinya U-2 telah secara bebas terbang di atas wilayah Uni Sovyet sampai akhirnya satu pesawat U-2 tertembak jatuh pada tahun 1960. Akhirnya U-2 dicat berwarna hitam pada tahun 1960-an. Sedangkan untuk mengelabuhi seolah-olah adanya penampakan benda angkasa yang tak dikenal biasa disebut UFO (Unditified Flying Object), beberapa U-2 dicat dengan warna silver mengkilat. Sejak itu Area 51 terus berkembang dan digunakan untuk berbagai pengembangan suatu proyek yang disebut sebagai Proyek Hitam (Black Project) yang terdiri dari pesawat seri Blackbird, seri Stealth Fighter dan seri Stealth Boomber. Seri Blackbird merupakan kelanjutan dari seri U-2 yang dimulai tahun 1962 dengan rancangan tipe A-12 dan SR-71. Sebagai contoh, tipe SR-71 memiliki kecepatan jelajah mencapai 3500 km/jam dengan ketinggian efektif jelajah 4830 km.

Seri Stealth Fighter merupakan pesawat tempur siluman pertama yang dirancang pada akhir tahun 1970-an. Pesawat ini sangat baik sekali beroperasi di malam hari. Tipe yang sangat dikenal adalah F-117 Nighthawk. Seri Stealth atau siluman merupakan suatu ide agar pesawat terbebas dari pantauan radar. Kecepatan jelajah pesawat ini berkisar 1040 km/jam dengan ketinggian yang baik sejauh 2110 km. Prestasi operasinya telah diperlihatkan pada perang teluk dan masih ditugaskan untuk melaksanakan target-target yang telah matang.

Seri Stealth Boomber merupakan kelanjutan pesawat siluman dari Seri Stealth Fighter yang telah dikembangkan secara luas. Seri pesawat siluman yang dikenal ini adalah tipe Black Manta dan B2. Daya jelajah lebih cepat dan lebih susah ditangkap radar dari pada seri Stealth Fighter. Walau pun demikian, strategi penyerangannya masih tergantung pada informasi dari target.

Saat ini proyek masa depannya ditujukkan untuk mengembangkan teknologi anti radar (Stealth Technology), pesawat pengintai tak berawak (UAVs or unmanned aerial vehicles) dan pesawat tempur (UCAVs, unmanned combat aerial vehicles), memungkinkan dapat menjelajah dengan kecepatan tinggi pada daerah jelajah yang sangat tinggi yang dikenal sebagai “ AURORA ”. Karena pesawat-pesawat ini tak berawak, maka pesawat ini dipercaya dapat digerakkan dengan kecepatan yang sangat dahsyat,. Dengan kata lain, manusialah yang benar-benar dapat membuat benda angkasa yang tak dikenal itu. Bersamaan dengan itu muncul lagi ide pengembangan pesawat angkasa X-33 yang secara teknologi belum dilakukan pengujian. Akan tetapi pesawat angkasa X-33 telah diyakini akan menjadi versi Aurora yang bersifat PUTIH (untuk kepentingan kedamaian).

Sejalan dengan penelitian pesawat tempur yang canggih, diperoleh pula data-data tentang adanya kehadiran mahluk angkasa yang menuju Bumi, yang lebih dikenal dengan nama Alien. Akhirnya sampailah kita pada suatu pertanyaan seberapa besar kemungkinan keberadaan Alien di alam semesta ini. Untuk hal itu, Area 51 telah terlibat dalam penyelidikan teknologi Alien. Berdasarkan isu yang santer dan dipercaya oleh banyak pakar, bahwa tim Area 51 telah menemukan dan menyelidiki secara rahasia reruntuhan UFO yang ditemukan di daerah Roswell, negara bagian New Mexico, Amerika Serikat, tahun 1947. Walau pun belum terdapat pembuktian yang jelas, beberapa pakar luar telah menduga bahwa ilmuwan Area 51 diklaim memiliki dan merawat satu mahluk Alien di suatu tempat yang sangat rahasia. Klaim tersebut diperkuat dengan pengakuan Bob Lazar seorang fisikawan, pada tahun 1989 bahwa dia telah bekerja disalah satu tempat penelitian yang berada pada daerah selatan Area 51 dan mengklaim bahwa Area 51 telah melakukan pengujian pesawat terbang yang luar biasa canggihnya dan juga telah melakukan komunikasi dengan Alien.

Keberadaan Alien di Area 51 ini menimbulkan suatu teori konspirasi yang merupakan hasil pengumpulan data dari reruntuhan pesawat Alien yang jatuh di Roswell dan pengakuan Bob Lazar pernah terlibat pada kegiatan tersebut, seperti pertemuan atau kontak dengan keadaan di angkasa dengan menggunakan peralatan secukupnya, pengembangan senjata berenergi sangat tinggi dan kegiatan-kegiatan yang secara luas di seluruh dunia. Berdasarkan isu yang beredar kegiatan teori konspirasi ini dilakukan di Danau Groom yang berada di sekitar lokasi Area 51. Namun sampai sejauh ini belum ada suatu penjelasan ilmiah yang gamblang dalam menjelaskan keberadaan Alien yang sesungguhnya. Usaha yang bisa dilakukan adalah mengumpulkan data berupa laporan dan foto UFO hasil jepretan amatir.